Skip to content

Chapter 349 of 406

Chapter 349 - Menunggu Bala Bantuan

5 min read1,183 words

"Bagaimana cara mengetahui keberadaan scarab itu?"

Shang Liqi kemudian menjawab, "Scarab menyukai tempat yang gelap, mereka pasti ada di sudut atau pojok ruangan."

Chen Luoyang menganggukkan kepalanya. Setelah ragu-ragu beberapa saat akhirnya dia berjalan ke samping kemudian menelpon seseorang.

Saat Chen Luoyang sedang menelpon, Shang Liqi menghampiriku kemudian dia bergumam, "Sebenarnya cara yang paling mudah untuk menghancurkan scarab itu adalah degan menemukan raja scarab lalu membunuhnya, dengan begitu semuanya akan selesai."

"Permasalahannya adalah bagaimana cara menemukan raja scarab?"

"Ini…" kemudian Shang Liqi terlihat ragu-ragu lalu berhenti bicara.

Aku merasa Shang Liqi sepertinya tahu cara menemukan raja scarab, tapi dia takut dengan serangga jadi mungkin dia merasa ragu-ragu untuk mengatakannya.

"Bukannya tidak bisa ditemukan, tapi aku tidak ingin ikut mencarinya jadi kalian saja yang mencarinya." kata Shang Liqi setelah terdiam beberapa saat.

Saat mendengar itu aku langsung tahu dia tidak ingin berhubungan dengan scarab itu karena dia takut dengan serangga.

"Kalau begitu beritahu aku bagaimana cara menemukan raja scarab."

"Dengan menarik perhatiannya."

"Bagaimana caranya?"

Shang Liqi tertawa licik seolah memiliki maksud tersembunyi lalu menunjuk ke arahku dan berkata, "Menggunakan dirimu!"

Aku pun terbelalak, "Apa? Menggunakan aku?!"

"Scarab tertarik dengan tubuhmu sama seperti para hantu yang tertarik dengan tubuhmu, jadi kamu bisa menjadi umpan agar dia mau keluar dari persembunyiannya."

"..."

Apa tidak ada cara lain selain ini?

Sebelumnya aku tidak pernah terlalu berpikir panjang jika melakukan sesuatu yang berbahaya tapi sekarang aku memiliki seorang putri, jika terjadi sesuatu padaku, bagaimana dengan Yang Qinxue?

Aku menjadi ragu-ragu…

Shang Liqi kemudian berkata, "Jika kamu tidak mau maka lupakan saja, tapi selain kamu tidak ada yang bisa melakukan hal ini."

"Apa tingkat berbahayanya tinggi?"

"Tinggi."

"Seberapa tinggi?"

"Kamu bisa meninggal karena raja scarab, kamu tidak lupa kan kalau raja scarab itu memiliki racun di tubuhnya jika dia menggigitmu maka tidak sampai 5 menit kamu pasti akan meninggal."

Mendengar hal itu aku langsung ketakutan hingga tubuhku gemetar.

"Selain raja scarab masih ada scarab yang lain, jika mereka sudah mengepungmu maka kamu tidak akan bisa kabur karena itu tingkat bahanya sangat tinggi." tambah Shang Liqi.

Aku semakin ragu-ragu tapi jika tidak membunuh raja scarab maka penduduk desa ini dalam bahaya, aku tidak bisa melihat penduduk desa meninggal 1 demi 1 karena hal ini.

"Sudahlah, kamu tidak perlu memikirkannya. Kita akan mencari cara lain, sebaiknya kita menunggu bala bantuan dari Chen Luoyang datang kemari." kata Shang Liqi sambil menepuk pundakku lalu dia mencubit pipiku.

Aku tidak mengatakan apapun tapi aku tidak bisa berhenti memikirkan kemungkinan-kemungkinan terburuk yang dapat terjadi pada diriku dan pada desa ini.

Aku melihat ke arah Yang Qinxue dan aku tidak tahu sejak kapan dia tertidur. Dia meletakkan kepalanya di pundakku dan tidur dengan lelap.

Shang Yi tiba-tiba menghampiri kami lalu dia mengambil Yang Qinxue dari pelukanku. Dia melihat wajah Yang Qinxue kemudian memegang tangannya dan melihat telapak tangannya dengan wajah suram.

"Apa yang paman lihat?" tanyaku kepada Shang Yi, tapi dia tidak mengatakan apapun dan terus melihat ke arah Yang Qinxue.

"Paman Shang, apa yang paman lihat?" tanyaku sekali lagi.

Setelah bertanya lagi akhirnya dia mengangkat kepalanya dan melihat ke arahku kemudian berkata, "Ada masalah dengan Yang Qinxue."

"Masalah apa?"

"Iblis itu mungkin sudah menjadi parasit di tubuh Qinxue." kata Shang Yi, suaranya tidak keras tapi kepala desa yang berdiri tidak jauh dari kami dapat mendengarnya.

Aku sangat terkejut dan sebelum aku mengatakan apapun kepala desa menghampiri kami lalu dia bertanya kepada Shang Yi, "Kamu tadi bilang apa? Ada iblis yang menjadi parasit di tubuh anak ini ?"

Shang Yi melihat ke arah kepala desa kemudian mengembalikan Yang Qinxue ke pelukanku dan tidak mempedulikan kepala desa.

Kepala desa tidak putus asa. Dia kembali bertanya, "Kamu tadi bilang ada iblis yang menjadi parasit di tubuh anak ini, maka itu berarti semua kejadian di sini karena anak ini?"

Shang Yi tidak mengatakan apapun, dia berbalik badan kemudian meminta rokok kepada salah satu penduduk desa yang sedang merokok. Dia menyalakan rokoknya kemudian menghirupnya.

Dia terbatuk-batuk saat merokok, terlihat sekali dia tidak terbiasa merokok tapi karena dia merasa begitu stres sehingga tidak bisa menahan diri untuk merokok.

Kepala desa mengejar Shang Yi dan berkata dengan panik, "Katakan sesuatu, bukankah tadi kamu bilang ada iblis yang menjadi parasit di tubuh anak ini?"

Penduduk desa yang sedang merokok itu membelalakkan matanya dan bertanya, "Siapa yang tubuhnya menjadi tempat parasit iblis?"

Kepala desa melambaikan tangannya dan berkata, "Kamu tidak usah ikut campur." setelah itu dia kembali berkata kepada Shang Yi, "Ulangi perkataanmu lagi."

"Shang Yi melihatnya dan dengan wajah datar berkata, "Ulangi apa? Aku tidak mengatakan apa-apa."

"Tadi kamu bilang ada iblis yang merasuki tubuh anak itu."

"Aku tidak bilang apa-apa. Sepertinya tidak hanya sudah tua tapi kemampuan pendengaran pak kepala desa juga sudah menurun." kata Shang Yi, perkataannya membuat wajah kepala desa menjadi memerah.

Penduduk desa yang sedang merokok di sebelah Shang Yi terlihat ketakutan dan bertanya, "Sebenarnya apa yang kalian bicarakan? Siapa yang tubuhnya menjadi tempat parasit iblis?"

Kemudian Shang Yi menepuk pundak penduduk desa itu dan menjawab. "Tidak ada, kepala desamu hanya salah dengar."

Penduduk desa itu melihat ke arah kepala desa yang wajahnya memerah.

"Aku tidak salah dengar." kata kepala desa dengan kesal.

Kemudian penduduk desa melihat ke arah kepala desa dengan tatapan tidak senang, setelah dia membuang rokok yang dia pegang dia kembali ke kerumunan penduduk desa.

…

Chen Luoyang menelpon hingga 10 menit lebih. Setelah dia menutup teleponnya, dia kembali menghampiri kami dan dengan sorot mata senang berkata, "Aku sudah melaporkan kejadian di sini kepada atasanku. Besok sekitar pukul 8 pagi akan ada tim khusus yang tiba untuk mengisolasi desa ini dan memusnahkan scarab."

Shang Liqi tertawa lalu mengangkat ibu jarinya ke arah Chen Luoyang dan berkata, "Aku sudah bilang kamu kan jika kamu itu hebat, kamu bisa mendatangkan bala bantuan!"

Chen Luoyang tersenyum kecil tapi tidak lama senyum itu hilang dari wajahnya dan wajahnya menjadi serius lalu berkata, "Jika ada banyak scarab yang ditemukan di desa ini bukankah itu berarti penduduk desa dalam bahaya?"

"Sebisa mungkin kumpulkan penduduk desa di 1 tempat, dengan begitu mereka bisa lebih aman." saranku kepada Chen Luoyang.

Sudah hampir pukul 12 malam, dalam beberapa jam langit akan terang jadi penduduk desa hanya perlu bertahan hingga langit menjadi terang. Setelah itu tim khusus akan memusnahkan scarab dan setelah semuanya berakhir maka penduduk desa akan aman.

Tapi permasalahannya adalah raja scarab itu, jika dia tidak mati maka akan selalu ada scarab yang lahir lagi dan lagi...

Ini adalah 1 masalah yang besar, masih ada 1 masalah lagi yaitu bagaimana jika para scarab sudah menyebar hingga ke desa sebelah? Walaupun tim khusus sudah mengisolasi desa ini tapi jika scarab sudah menyebar keluar maka tidak akan ada gunanya.

Untung saja sampai saat ini tidak ada kejadian aneh di desa sebelah jadi aku rasa seluruh scarab masih ada di desa ini, tapi walaupun sekarang mereka belum menyebar ke desa lain bukan berarti kelak hal itu tidak mungkin terjadi...

Aku mengatakan kekhawatiranku kemudian Chen Luoyang terlihat seperti sedang memikirkan perkataanku kemudian Shang Liqi malah diam-diam mengangkat alisnya dan melihat ke arahku.

Setelah beberapa saat Shang Liqi mengeluarkan handphonenya lalu dia terlihat sedang mengetik sesuatu dan saat dia memasukkan handphonenya tiba-tiba handphoneku berbunyi.

Ada pesan singkat yang masuk.