Skip to content

Chapter 400 of 406

Chapter 400

4 min read1,101 words

Semua ini terjadi karena hantu yang ada di dalam tubuh Mo Xuan!

Aku memegang cincin perak di tangan kiriku kemudian memutarnya ke kiri 3 kali dan ke kanan 3 kali untuk mengeluarkan pedang roh.

Dan saat dia melihat ke arah tanganku, aku sangat yakin dengan prasangkaku.

Dia bukan Mo Xuan dan mungkin hantu itu sudah menelan roh Mo Xuan.

Karena hantu itu, Mo Xuan jadi berubah menjadi orang lain. Dia terus berganti-ganti pacar hingga membuat Yu Lu bunuh diri kemudian Yu Lu ingin balas dendam tapi bukan kepada Mo Xuan melainkan ke para perempuan yang menjadi pacar Mo Xuan.

Aku akhirnya dapat menghubungkan semuanya, tapi aku masih tidak mengetahui apapun tentang hantu yang ada di dalam tubuh Mo Xuan.

Siapa dia sebenarnya? Kenapa dia ingin terlihat seperti Yang Qin?

"Mo Xuan…" suara Yu Lu terdengar sangat menegerikan hingga membuat bulu kudukku berdiri.

Ini pertama kalinya melihat hantu yang terbakar. Biasanya Shang Liqi selalu menggunakan pasak kayu pohon persik untuk membunuh hantu tapi kali ini dia membunuh hantu dengan cara lain…

Tidak lama kemudian Yu Lu terbakar habis hingga tidak tersisa apa-apa lagi.

Setelah itu di atas lantai hanya tersisa abu jimat yang sudah terbakar habis.

Mo Xuan terlihat suram kemudian dia melihat ke arah abu itu lalu berjalan keluar dari kamar tidurnya.

Aku sudah memegang pedang roh kemudian aku memberanikan diriku menusukkan pedang roh ke punggung Mo Xuan.

Tapi yang membuatku terkejut adalah… pedang roh itu menembus tubuhnya…

Pedang roh tidak bisa melukainya…

Apa itu berarti dia adalah manusia?

Mo Xuan menyadari aku mengikutinya lalu dia berhenti kemudian menoleh melihat ke pedang roh yang ada di tanganku lalu dengan wajah kebingungan bertanya, "Kamu sedang apa?"

"Aku…"

Aku tidak tahu harus menjawab apa.

Aku menarik pedang rohku kemudian saat itu Shang Liqi keluar dari kamar tidur Mo Xuan, dia sudah membereskan tali merahnya lalu dia melihat ke arah Mo Xuan dengan dingin dan bertanya, "Siapa kamu sebenarnya?"

Mo Xuan tersenyum tidak bertanya dan bertanya, "Sebenarnya ada apa dengan kalian berdua? Aku Mo Xuan, memangnya siapa aku jika bukan Mo Xuan?"

Shang Liqi masih terus menatap Mo Xuan. Aku menarik Shang Liqi dan berkata kepada Mo Xuan, "Maaf sudah mengganggu, kami pulang dulu."

Aku menarik Shang Liqi hingga masuk ke lift dan saat itu aku masih tidak tahu identitas Mo Xuan sebenarnya.

Jika dia dirasuki hantu maka seharusnya dia menunjukkan reaksi saat aku menusuknya dengan penang roh. Apa mungkin dia dirasuki hantu yang memiliki frekuensi yang sama dengannya dan sekarang tubuhnya sudah diambil alih oleh hantu itu?

"Aku tadi menggunakan pedang roh untuk menusuk Mo Xuan tapi dia tidak terluka dan tidak bereaksi apapun."

Shang Liqi mengerutkan alisnya. Dia terdiam sesaat lalu bergumam, "Sepertinya hantu itu sudah mengambil alih tubuh Mo Xuan."

"Itu berarti sekarang hantu itu sudah menjadi manusia?"

"Iya."

"Aku merasa dia mengenal kita dan memahami kita, dia juga ingin menggantikan Yang Qin." saat mengatakan semua itu tubuhku langsung gemetar.

Saat kami tiba di lantai 1, pintu lift terbuka dan Shang Liqi keluar terlebih dahulu.

Saat aku akan keluar dari lift tiba-tiba pintu lift tertutup dan aku berusaha menekan tombol untuk membuka pintu lift tapi tidak ada gunanya.

Lift itu tidak bergerak dan seluruh tombol menghilang, ini sangat aneh...

"Shang Liqi!" aku berteriak tapi tidak ada yang menjawabku.

Aku merasa seperti berada di dimensi lain dan dinding lift terlihat seperti cermin sehingga aku dapat melihat pantulanku dengan sangat jelas.

Aku melangkah maju dan berusaha memukul pintu lift dengan keras sambil berteriak, "Shang Liqi, aku terperangkap di dalam lift. Shang Liqi…"

Aku merasa seolah tidak ada yang bisa mendengar suaraku.

Setelah beberapa saat Shang Liqi tidak menjawabku, seketika aku mulai merasa panik.

Aku mengeluarkan handphoneku untuk menelpon Shang Liqi tapi tidak ada sinyal.

Aku tidak tahu sudah berapa lama waktu berlalu tapi tiba-tiba punggungku terasa dingin, seolah ada angin dingin yang lewat di belakangku…

Kemudian suhu di dalam lift turun secara drastis...

Aku merasa ada yang tidak beres, sepertinya ini adalah ulah hantu… Aku kemudian mengeluarkan jimat dan menempelkannya ke pintu lift.

Dalam sekejap jimat itu mengeluarkan sinar berwarna emas kemudian pintu lift terbuka…

Shang Liqi berada di luar lift dan di sebelahnya ada seorang penjaga keamanan yang sedang menelpon orang untuk membenarkan lift.

"Pintu lift sudah terbuka, sudah tidak apa-apa." kata penjaga keamanan itu sambil melihatku kemudian dengan cepat dia meminta maaf kepada orang yang dia telepon lalu menutup telepon.

Shang Liqi terlihat suram kemudian dia menarikku keluar dari lift dan memarahiku, "Aku memanggilmu kenapa kamu tidak menjawab? Aku kira terjadi sesuatu kepadamu."

"Aku berteriak memanggilmu tapi kamu tidak menjawab."

"Aku tidak mendengar suaramu sama sekali." kata Shang Liqi.

Sebenarnya aku juga tidak mendengar suara Shang Liqi. Sepertinya itu semua memang ulah hantu tapi hantu itu tidak menampakkan dirinya jadi aku juga tidak tahu apa tujuannya dan siapa yang melakukannya.

…

Kami kembali ke perusahaan Shang Liqi dan sesaat aku masuk, aku melihat Heidian yang sedang terbang mengelilingi ruangan.

Yang Qin sedang duduk di sofa dan memejamkan matanya. Terlihat Heidian sedang bicara kepada Yang Qin tapi Yang Qin tidak menghiraukannya dan terlihat seperti sedang bicara sendiri.

"Raja, kapan anda akan kembali? Raja Yan berharap anda bisa kembali untuk mengambil alih dunia roh. Lu Xi dan Liu Ruoyi selalu sibuk dan ada banyak hal yang tidak bisa mereka putuskan sehingga harus meminta persetujuan raja Yan tapi raja Yan sedang sangat sibuk sehingga tidak bisa mengurus dunia roh."

Yang Qin membuka matanya lalu dia melihat ke arahku dan Shang Liqi kemudian bertanya, "Sudah selesai?"

"Hm."

"Jika sudah selesai kenapa wajah kalian begitu suram?"

Shang Liqi menghela nafas kemudian dia duduk di atas sofa dengan lemas lalu berkata, "Apa lagi jika bukan karena Mo Xuan, dia benar-benar membuatku tidak tenang. Aku merasa ada yang salah dengannya dan dia pasti bukan Mo Xuan. Aku dan Sixi menduga dia dirasuki hantu tapi pedang roh tidak bereaksi pada dirinya. Aku benar-benar tidak tahu siapa dia sebenarnya."

Aku duduk di sebelah Yang Qin kemudian dia mengulurukan tangannya dan mengelus kepalaku tapi kemudian dia mengacak-ngacak rambutku. Tidak lama kemudian dia merapikan rambutku lagi dengan perlahan.

Aku melihat Yang Qin dengan tatapan datar, aku tidak tahu apa maksud dari tindakannya.

Dia merapikan rambutku sambil berkata, "Mau mendengar pendapatku?"

Shang Liqi melihat ke arah Yang Qin lalu dengan wajah datar berkata, "Katakan pendapatmu."

Yang Qin tersenyum kemudian dia melihat ke arahku tapi sambil berkata, "Menurutku yang merasuki tubuh Mo Xuan mungkin adalah iblis itu."

"Iblis itu?" seketika Shang Liqi duduk dengan tegak lalu melihat ke arah Yang Qin dan bertanya, "Kenapa kamu bisa berpikir seperti itu?"

"Insting."

"Sial! Bisa tidak mengatakan sesuatu yang lebih bisa dipercaya?"

"Instingku juga mengatakan ada orang yang ingin menggantikan diriku." kata Yang Qin lagi dengan santai.