Skip to content

Chapter 399 of 406

Chapter 399

5 min read1,291 words

"Kita ke sana sekarang!" kata Shang Liqi lalu bangkit berdiri mengambil tas dan kunci mobil lalu berjalan keluar.

Yang Qin hanya duduk lalu berkata, "Sepertinya kalian tidak memerlukan bantuanku." saat mengatakan itu dia melihat ke arahku kemudian melihat ke arah Shang Liqi.

"Kamu tunggu di sini saja. Katakan pada hantu penghakiman untuk jangan menangkap Yu Lu sebelum aku karena aku mau membereskan Yu Lu dengan tanganku sendiri." kata Shang Liqi sambil menggertakan giginya lalu dia langsung melangkah keluar tanpa menunggu Yang Qin menjawab.

Saat aku baru saja ingin mengejar Shang Liqi, Yang Qin menahanku.

"Hati-hati."

"Hm." kataku sambil menanggukkan kepala, sebenarnya aku merasa sedikit bahagia karena Yang Qin tidak ikut.

Aku tidak bisa membayangkan jika Yang Qin ikut lalu dia melihat Mo Xuan, aku tidak tahu dia akan bereaksi seperti apa.

Jika melihat ada seseorang dengan wajah yang sangat mirip dengan dirinya berdiri di depannya maka ia pasti akan terkejut!

…

Shang Liqi menyetir dengan sangat cepat dan melanggar beberapa rambu lalu lintas. Dia sama sekali tidak melambat dan terus melaju dengan cepat.

Aku melihat ke arah Shang Liqi dengan tidak tenang, wajahnya terlihat begitu suram. Aku tidak tahu siapa Zhou Yi bagi Shang Liqi tapi dia terlihat begitu panik dan ingin segera membalas dendam untuk Zhou Yi.

Mungkin aku yang terlalu berpikir berlebihan, mungkin bisa juga karena Shang Liqi tidak memiliki banyak teman dan Zhou Yi adalah adik dari salah satu temannya jadi mungkin Shang Liqi juga menganggap Zhou Yi seperti temannya karena itu dia begitu marah.

"Siapa kakak Zhou Yi?" tanyaku dengan penasaran.

Shang Liqi melihat ke arahku kemudian kembali fokus menyetir.

"Sekarang bukan saatnya membicarakan masalah ini."

Aku menutup mulutku kemudian menarik nafas dalam karena aku merasa sangat tegang karena Shang Liqi menyetir dengan sangat cepat. Aku memegang sabuk pengaman dengan sangat erat karena ketakutan. Aku tidak tahu sejak kapan tapi aku merasa mobil melaju semakin cepat hingga aku merasa mual.

"Shang Liqi, pelan sedikit. Aku merasa mual." kataku sambil menutup mulutku karena aku merasa isi perutku akan keluar.

Shang Liqi sama sekali tidak mempedulikan perkataanku. Dia malah menginjak pedal gas dengan semakin kuat.

Aku mulai tidak bisa menahan diri untuk muntah dan akhirnya kami tiba di gedung apartemen Mo Xuan, tapi sebelum turun dari mobil aku tidak bisa menahan diri dan muntah di mobil.

Shang Liqi membuka pintu dan turun sambil berteriak ke arahku, "Hei, kamu harus mengganti biaya mencuci mobilku."

"..."

Kemudian Shang Liqi berlari dengan cepat ke gedung apartemen dan aku bergegas mengejarnya namun Shang Liqi sudah naik lift terlebih dulu. Mo Xuan tinggal di lantai 20 dan aku tidak mungkin naik tangga untuk tiba di lantai 20 jadi aku hanya menunggu lift.

Setelah 2 menit lebih lift akhirnya turun dan aku segera masuk.

Aku dengan cepat tiba di lantai 20 dan melihat terdapat jimat di pintu kamar apartemen Mo Xuan.

Saat aku baru saja membuka pintu aku mendengar suara teriakan kesakitan.

Itu adalah suara Yu Lu!

Kemudian aku mendengar suara Mo Xuan, "Apa yang sedang kamu lakukan?"

Aku dengan cepat berlari masuk dan mencari asal suara itu, suara itu berasal dari kamar tidur dan saat aku membuka pintu aku melihat Yu Lu sedang meringkukkan tubuhnya di pojok kamar. Lehernya terlilit tali merah dan Shang Liqi memegang ujung tali merah satunya.

Mo Xuan berdiri di depan Shang Liqi dan dengan kebingungan bertanya sekali lagi, "Sebenarnya apa yang sedang kamu lakukan? Kamu berlari ke tempat tinggalku lalu membawa tali merah, keterlaluan!"

Saat mendengar perkataan itu aku terkejut… itu berarti Mo Xuan tidak bisa melihat Yu Lu?

Tapi aku dan Shang Liqi menduga dia dirasuki hantu. Jika dia dirasuki hantu maka dia pasti bisa melihat Yu Lu. Apa itu berarti aku dan Shang Liqi salah?

Saat itu Yu Lu mengulurkan 1 tangannya sambil menangis melihat ke arah Mo Xuan dan memohon, "Tolong aku Mo Xuan, tolong aku…"

Mo Xuan bahkan tidak melihat ke arah Yu Lu, dia sama sekali terlihat seperti tidak mendengar apapun.

"Shang Liqi, sebenarnya apa yang kamu lakukan? Jika kamu tidak pergi maka aku akan melaporkanmu ke polisi."

Shang Liqi melihat ke arah Mo Xuan dengan tatapan dingin kemudian menarik tali merah yang ada di tangannya dan seketika Yu Lu berteriak kesakitan dan dia perlahan tertarik maju.

Dia tetap melihat ke arah Mo Xuan dan terus meminta tolong kepada Mo Xuan.

Mo Xuan mengerutkan alisnya dan perubahan sikapnya itu membuatku merasa sebenarnya dia bisa melihat Yu Lu, setidaknya dia mengetahui bahwa Yu Lu ada di kamarnya atau dia mungkin bisa mendengar Yu Lu.

"Mo Xuan…"

Yu Lu terus meneteskan air matanya dan saat itu dia terlihat sangat kasihan.

Shang Liqi sama sekali tidak terpengaruh dengan itu. Dia menggumamkan mantra dan sesaat dia mulai bergumam, Yu Lu membelalakkan matanya lalu kedua tangannya menutup telinganya dan dia terlihat begitu kesakitan.

Dia berguling-guling di atas lantai dan terus berteriak kesakitan.

Suara teriakan Yu Lu benar-benar membuat bulu kudukku berdiri.

Shang Liqi terus membacakan mantra selama 1 menit lebih. Saat dia melihat Yu Lu yang kelelahan, Shang Liqi baru berhenti. Dia menarik tali merah yang ada di tangannya kemudian tali yang terlilit di leher Yu Lu perlahan terlepas.

Setelah mengambil tali merah itu Shang Liqi dengan cepat memegang jimat di antara kedua jarinya lalu dia kembali membacakan mantra lalu jimat yang dia pegang mulai terbakar.

Dia melepaskan jimat itu dan jimat yang terbakar itu terjatuh di atas tubuh Yu Lu dan seketika tubuh Yu Lu mulai terbakar seiring dengan terbakarnya jimat itu.

Seluruh tubuhnya terbakar dan dia berguling-guling di lantai.

Walaupun api itu sangat besar tapi api itu hanya membakar tubuh Yu Lu dan sama sekali tidak membakar benda lain yang ada di kamar Mo Xuan.

Aku benar-benar tidak bisa tahan mendengar suara teriakan Yu Lu.

Hingga akhirnya Mo Xuan pun juga tidak bisa menahan dirinya lagi dan melihat ke arah Yu Lu yang berguling-guling di lantai.

Aku terus melihat ke arah Mo Xuan dan wajahnya terlihat suram tapi tidak lama kemudian dia kembali melihat ke arah Shang Liqi seolah tidak melihat apa-apa dan berkata, "Aku tidak peduli apa yang kamu lakukan tapi jika kamu tidak segera pergi maka aku akan pastikan bahwa aku akan melaporkanmu ke polisi."

Tapi ancaman Mo Xuan sama sekali tidak berpengaruh kepada Shang Liqi.

Shang Liqi hanya berdiri lalu menatap Mo Xuan dan tersenyum kecil.

"Jika kamu mau menelpon polisi silahkan saja."

"..."

Raut wajah Mo Xuan terlihat begitu suram lalu tiba-tiba dia melihat ke arahku dengan sorot mata mengerikan.

Aku merasa seluruh bulu kudukku berdiri. Aku melihat ke arah Shang Liqi sekilas lalu kembali melihat ke arah Mo Xuan dan saat itu dia masih menatapku tapi sorot matanya sudah berubah.

Tatapannya… sangat mirip seperti Yang Qin.

Walaupun dia melakukan operasi plastik tapi dia tidak bisa mengganti bola matanya dan bola matanya benar-benar sangat mirip dengan milik Yang Qin.

Hantu itu sepertinya sengaja memilih tubuh Mo Xuan, mungkin karena dia memiliki bola mata dan bentuk tubuh yang mirip dengan Yang Qin sehingga dia hanya perlu melakukan operasi plastik untuk mengubah Mo Yuan wajah menjadi sama seperti Yang Qin.

Aku rasa semua ini sudah direncanakan sejak awal.

Semakin memikirkannya aku merasa semakin takut dengan Mo Xuan, dia memiliki wajah dan tubuh yang sangat mirip dengan Yang Qin bahkan caranya tersenyum pun sama. Tapi aku tetap merasa ketakutan melihatnya...

"Siapa kamu sebenarnya?"

Aku tidak bisa menahan diriku untuk menanyakan itu.

Mo Xuan terkejut lalu dia kembali bertanya kepadaku, "Kamu tidak mengenaliku? Aku Mo Xuan."

"Bukan, kamu bukan Mo Xuan."

"Kalau aku bukan Mo Xuan lalu siapa aku?"

"..."

Pertanyaan Mo Xuan membuatku tertegun. Dia pintar berpura-pura dan menyembunyikan dirinya hingga aku tidak bisa merasakan aura negatif sedikitpun dari tubuhnya tapi aku yakin bahwa dia bukan Mo Xuan.

Seperti yang dikatakan Yu Lu, Mo Xuan tidak mungkin mengkhianatinya itu berarti satu-satunya penjelasan kenapa dia bisa mengkhianati Yu Lu pasti karena hantu yang merasuki tubuh Mo Xuan.