Chapter 340 of 406
Chapter 340 - Parasit
5 min read1,185 words
"Benar, aku juga dengar keluarga Shang berada di sana saat penyegelan itu berlangsung. Aku mendengar hal ini dari kakekku." kata Shang Yi kemudian dia menghela nafas panjang.
Lalu Meng Tian berkata, "Aku hanya pernah mendengar tentang mayatnya di letakkan di dalam peti batu tapi aku tidak pernah mendengar tentang rohnya yang disegel."
Shang Yi tertawa dingin kemudian berkata, "Kamu tidak mendengar banyak hal. Dunia ini begitu luas dan ada banyak hal yang kamu tidak ketahui."
"..."
Meng Tian mencibirkan bibirnya dan tidak berkata apa-apa lagi.
Ruang tamu kembali menjadi sunyi...
Tidak sampai 1 bulan lagi akan tahun baru tapi tante Ji Li sudah pergi...
Roh tante Ji Li dimakan oleh iblis itu hingga aku bahkan tidak bisa mengatakan apapun kepada tante Ji Li. Aku merasa sangat sedih dan aku merasa dadaku seperti disayat-sayat oleh pisau.
"Kalian bicara sejak tadi. Aku hanya ingin tahu, apa penyihir itu berubah menjadi iblis lalu membunuh tante Ji Li?" tanyaku sudah tidak bisa menahan diri lagi.
Yang Qin mengulurkan tangannya dan memegang tanganku dengan erat.
Walaupun tangannya sangat dingin tapi aku malah merasakan kehangatan dalam sentuhannya, bola matanya yang biasanya berbinar kali ini tidak memantulkan cahaya.
"Benar, penyihir itu berubah menjadi iblis dan membunuh tante Ji Li."
"Tadi kalian bilang dia sudah disegel, lalu bagaimana dia bisa bangkit?"
"Untuk hal itu aku masih belum tahu dengan jelas."
"Lalu bagaimana kalian bisa yakin semua ini adalah perbuatannya? Bagaimana jika bukan?" tanyaku lagi dengan panik.
Dalam hati aku sangat berharap bahwa kematian tante Ji Li tidak ada hubungannya dengan iblis tapi jawaban Yang Qin malah membuatku sangat terkejut.
Yang Qin menjawab, "Buku kehidupan dan kematian tidak mungkin bisa berubah dengan sendirinya jika bukan karena iblis dalam legenda itu."
Saat berkata sampai sini Yang Qin mengerutkan alisnya kemudian dia melanjutkan perkataannya, "Ratusan tahun yang lalu saat penyihir itu membunuh keluarga perempuan yang dia cintai kemudian dia membunuh seluruh isi kota… saat itu ribuan nama manusia yang tertera dalam buku kehidupan dan kematian tiba-tiba terhapus jadi… selain iblis itu tidak ada yang bisa menggantinya."
"Apa saat itu raja Yan tidak melakukan apapun?"
"Bukan tidak melakukan apapun tapi dia tidak bisa berbuat apa-apa kepada iblis itu. Dia datang dan pergi tanpa jejak aura negatif yang dia miliki, benar-benar tidak bisa dianggap remeh. Dia sudah bukan bagian dari 3 dunia lagi, dia sudah menjadi monster. Akhirnya setelah raja Yan dan keluarga Shang berdiskusi, mereka memutuskan untuk menyegel iblis itu."
Perkataan Yang Qin membuat seluruh bulu kudukku berdiri.
Jika iblis itu muncul lagi… maka bukankah dunia ini akan menjadi kacau?
Bahkan raja Yan tidak dapat mengatasinya lalu apa yang bisa kami lakukan?
Tante Ji Li meninggal dengan mengenaskan. Jika aku tidak membalasnya, maka aku tidak akan tenang meski aku telah dikubur.
Saat teringat tubuh tante Ji Li yang penuh dengan darah, seluruh diriku penuh dengan kemarahan. Aku memukul meja yang ada di depan sofa dengan keras lalu berkata dengan suara keras, "Aku tidak akan membiarkan iblis itu begitu saja. Aku tidak peduli walaupun dia adalah monster sekalipun aku akan membunuhnya!"
Tapi Shang Liqi malah tertawa dingin dan berkata, "Kamu? Itu sama saja kamu ingin mengakhiri hidupmu sendiri."
"Aku tidak peduli, walaupun aku kehilangan nyawaku, aku akan membunuhnya!"
"Kamu jangan gegabah, iblis itu datang dan pergi tanpa jejak. Terlebih lagi kita harus mengetahui bagaimana dia bisa bangkit. Berdasarkan yang aku tahu, sepertinya ia menempel pada tubuh orang lain dan menjadi parasit." kata Shang Yi dengan serius sambil mengerutkan alisnya.
"Apa maksudnya menempel pada tubuh orang lain?"
"Jadi dia mungkin akan menempel pada tubuh manusia lalu dia dapat menyembunyikan dirinya sehingga tidak akan mudah jika ingin menemukan dirinya. Terlebih lagi dia bisa menjadi parasit di tubuh orang itu untuk waktu yang lama kemudian lama kelamaan dia bisa memakan roh pemilik tubuh itu dan menggantikannya."
Mendengar hal itu aku tidak dapat menahan diri untuk gemetar. Saat itu aku melihat ke arah Yang Qin dan dia juga sedang melihat ke arahku.
Aku tidak tahu apa yang sedang dia pikirkan tapi aku yakin pikirannya tidak sama denganku.
Satu hal yang membuatku penasaran adalah kenapa saat tante Ji Li dan Yang Qinxue ada di rumah hanya tante Ji Li yang meninggal… apakah iblis itu ada dalam tubuh Yang Qinxue?
Setelah aku mengandung Yang Qinxue hal-hal aneh terus terjadi, pertama kejadian scarab di desa, lalu kematian tante Ji Li… aku tidak memiliki alasan untuk tidak meragukannya.
Yang Qin mengerutkan alisnya dan melihat ke arah lantai 2 dan saat itu tiba-tiba terdengar suara tangisan dari lantai 2, itu adalah suara Yang Qinxue.
"Aku akan pergi melihatnya." kataku sambil bangkit berdiri kemudian berlari ke lantai 2.
Lampu di sepanjang koridor mati sehingga lantai 2 sangat gelap. Pintu kamar tidurku terbuka dan cahayanya samar-samar terlihat dari koridor.
Aku terus berjalan tanpa berhenti dan saat semakin dekat dengan kamar, suara tangisan Yang QInxue menjadi semakin jelas.
Saat berada di depan pintu kamar, di bawah lampu yang remang-remang aku melihat dengan jelas bayangan hitam yang berdiri di samping ranjang bayi, bayangan hitam itu sangat tinggi dan dia sedang melihat ke arah ranjang bayi.
Di dalam kamar yang menyala hanyalah lampu meja sehingga di dalam kamar cukup remang-remang.
Yang Qinxue sedang berbaring di atas ranjangnya dan dia tidak berhenti menangis.
Seketika dadaku terasa sesak saat melihat bayangnan hitam itu mengangkat tangannya dan aku melihat cakar pada ujung tangannya, cakar yang sangat tajam...
Bayangan hitam itu mengulurkan tangannya ke arah Yang Qinxue yang sedang berbaring di atas ranjang bayi.
Dia menangis dengan semakin keras lalu dia bangkit berdiri dan mengulurkan kedua tangannya ke arahku sambil melihat ke arahku seperti meminta pertolongan.
Dengan cepat aku meraba tubuhku dan aku membawa pasak kayu pohon persik pemberian Shang Liqi. Tanpa berpikir panjang aku melemparkan pisau itu ke arah bayangan hitam itu dan berlari masuk ke dalam kamar untuk membawa yang Qinxue pergi dari sana.
"Mama!"
Yang QInxue melihat ke arahku dan menangis dengan semakin keras. Wajahnya penuh dengan air mata dan dia berusaha untuk memanjat keluar dari ranjang bayinya.
Sebelum pisau kayu pohon persik itu mengenainya, bayangan hitam dia berubah menjadi asap dan menghilang.
Aku tidak mempedulikan banyak hal, aku langsung berlari ke arah ranjang bayi dan memeluk Yang Qinxue lalu berlari membawanya keluar dari kamar.
Aura negatif di dalam kamar sangat kuat. Saat aku berlari masuk, aku dapat merasakan seperti ada udara dingin yang berhembus dengan kuat di sekitarku dan membuat bulu kudukku berdiri.
Saat berlari di koridor, aku berteriak memanggil Yang Qin.
Sesaat aku selesai berteriak, Yang Qin langsung muncul di depanku.
"Ada apa?" tanyanya dengan wajah panik.
"Tadi di dalam ada bayangan hitam dan dia memiliki cakar." kataku dengan suara gemetar sambil menunjuk ke arah kamar tidur.
Yang Qin melihat ke arah kamar tidur dan langsung pergi ke sana.
Semua orang berlari ke lantai 2 dengan panik.
Meng Tian menyalakan lampu koridor dan seketika koridor menjadi sangat terang.
Shang Liqi dan Shang Yi dengan cepat berjalan ke arah kamar.
Setelah mereka memeriksa kamar, mereka tidak menemukan apapun selain aura negatif bayangan hitam itu yang masih tersisa.
Malam itu kami semua berkumpul di ruang tamu dan tidak ada yang berani untuk kembali ke kamar.
Yang Qinxue terus menangis tanpa henti dalam pelukanku. Memerlukan waktu yang lama untuk menenangkannya hingga akhirnya dia tertidur.