Chapter 361 of 406
Chapter 361 - Masih Perlu Pengawasan Lebih Lanjut
4 min read1,076 words
"Hei, Qinxue sedang tidur!"
Kataku dengan cepat memegang tangannya. Yang Qin tertawa kecil dan berkata, "Dia tidur nyenyak, tidak akan terbangun."
"Kalau begitu jangan."
"Jangan apa?" tanya Yang Qin kemudian dia mendekatkan wajahnya kemudian meniup telingaku.
Aku menarik nafas panjang dan berusaha menenangkan jantungku yang berdegup dengan sangat cepat, tapi dia malah menekan tubuhku ke jendela dan ingin melakukan hal itu.
"Hei, kamu jangan…"
"Kamu jangan?" tanya Yang Qin dengan serius dan menghentikan gerakannya.
Aku menghela nafas dan setelah ragu-ragu beberapa saat aku bergumam, "Aku mau."
"Apa? Aku tidak dengar."
"Aku bilang… aku mau." ulangku sekali lagi dengan suara pelan.
"Aku masih tidak bisa mendengar dengan jelas." kata Yang Qin. Aku tahu dia sengaja menggodaku! Dengan kemampuan mendengarnya bagaimana mungkin dia tidak mendengarku?
"Aku bilang aku tidak mau!"
"Oh ya? Kenapa tadi aku dengar kamu bilang 'Mau'?"
"..."
Yang Qin tertawa kecil. Walaupun aku tidak bisa melihat ekspresinya tapi mendengar suara tertawanya aku tahu bahwa suasana hatinya sedang senang.
Tanpa menungguku berkata apa-apa lagi Yang Qin kembali menekan tubuhku...
…
Keesokan harinya saat aku bangun, aku melihat wajah Yang Qin di depanku, bola matanya berbinar seperti bintang dan bibirnya yang tipis sedang tersenyum seolah memiliki maksud tersembunyi.
Di bawah sinar matahari, Yang Qin terlihat hangat dan licik.
Aku sedikit tertegun karena menyadari aku dan Yang Qin tidur di sofa.
Saat itu Yang Qin memeluk pinggangku dengan erat dan meraba tubuhku.
"Tangan!" bentakku dengan suara pelan.
Tapi Yang Qin terus meraba tubuhku.
"Tangan!"
Yang QIn seolah tidak mendengar perkataanku dan terus menggerakkan tangannya yang dingin kemudian dari pinggangku tangannya bergerak semakin ke bawah...
Dengan cepat aku memegang tangannya dan memperingatkannya, "Ini sudah pagi, bisa bersikap baik?"
"Memangnya sikapku tidak baik?"
"Menurutmu sikapmu baik?"
"Iya."
"..."
Aku benar-benar tidak pernah menemui orang yang memiliki sifat seperti Yang Qin!
Aku melepaskan tangannya kemudian bangkit duduk. Seketika aku merasakan seluruh tubuhku terasa sakit.
Kemarin malam Yang Qin benar-benar membuatku merasa seperti tulangku akan patah.
Saat membuka selimut, aku menyadari Yang Qin tidak menggunakan apapun. Seketika wajahku terasa panas dan dengan cepat menutupi tubuhnya dengan selimut.
Dengan kesal aku berkata, "Kenapa kamu tidak pakai baju?"
"Omong kosong! Memangnya kamu akan menggunakan baju jika melakukan itu?"
Aku menundukkan kepalaku dan melihat tubuhku, walaupun bajuku berantakan tapi aku masih mengenakan baju.
"Lalu kenapa aku masih menggunakan baju?"
Yang Qin mengangkat alisnya kemudian dengan sengaja berkata, "Aku dengan senang hati tidak menggunakan baju."
"..."
Setelah beberapa hari aku dan Yang Qin terus mengawasi Yang Qinxue, tidak ada yang aneh dengannya. Dia tidak menangis maupun rewel, jika memberinya mainan maka dia akan bermain sepanjang hari dengan gembira.
Yang Qinxue terlihat begitu menggemaskan dan sehat, sama sekali tidak terlihat seperti ada iblis yang menjadi parasit di tubuhnya.
Masalah scarab sudah benar-benar selesai dan desa sedang dalam keadaan pembangunan kembali. Hal tersebut diberitakan di TV tapi tidak ada berita tentang adanya yang meninggal di desa mungkin berita itu sengaja dihalangi agar tidak tersebar luas karena khawatir akan terjadi kepanikan di kalangan masyarakat.
Dalam sekejap, beberapa bulan berlalu dan sekarang sudah musim panas.
Kecepatan pertumbuhan Yang Qinxue benar-benar membuatku terkejut. Dia baru berumur 1 setengah tahun tapi sudah terlihat seperti anak perempuan berumur 4 atau 5 tahun.
Hari ini Yang Qinxue sedang menonton kartun di ruang tamu. Aku di dapur sedang menyiapkan makan malam tiba-tiba Yang Qin dengan usilnya mengagetiku dengan menepuk pundakku dengan keras.
Aku hampir melemparkan pisau ke arahnya.
Dia membelalakkan matanya dan dengan terkejut berkata, "Kamu terlihat seperti akan membunuh suami tercintamu?"
"Bisa tidak sebelum muncul setidaknya kamu berdeham?"
Kemudian Yang Qin berdeham…
"..."
Aku tidak tahu kenapa tapi sepertinya karena setiap hari menemani Yang Qinxue, Yang Qin menjadi semakin seperti anak kecil.
Dia suka bergurau tapi sebagian besar membuatku tidak bisa mengatakan apapun.
Aku memalingkan pandanganku kemudian kembali melanjutkan memasak.
Yang Qin melangkah maju kemudian memelukku dari belakang. Dia meletakkan dagunya di pundakku dan melihatku dengan tenang.
Aku menggoyangkan pundakku tapi dia sama sekali tidak peduli dan tidak beranjak sama sekali.
"Yang Qinxue sudah berumur 1 setengah tahun, kelak pertumbuhannya akan sama seperti manusia biasa." kata Yang Qin tiba-tiba.
Aku tertegun kemudian menoleh melihat ke arah Yang Qin, lalu dia tersenyum hangat dan bertanya, "Kenapa? Perkataanku tidak jelas?"
"Bukan?"
"Lalu apa yang ingin kamu tanyakan?"
"Kenapa setelah berumur 1 setengah tahun pertumbuhannya akan sama seperti manusia biasa?"
Tanpa berpikir panjang dia langsung menjawab, "Pengalaman."
"Pengalaman apa?"
"Aku tumbuh dengan cepat sampai umur 1 tahun setengah, setelah itu pertumbuhanku menjadi sama seperti manusia biasa."
Aku menganggukkan kepalaku dan tidak meragukan perkataannya.
Dia adalah bayi gaib, begitu juga dengan Yang Qinue. Jika dia mengatakan pertumbuhan Yang Qinxue akan menjadi normal maka aku tidak memiliki alasan untuk tidak mempercayainya.
Tapi masih ada 1 hal yang mengganjal perasaanku.
Aku tidak bisa menahan diriku dan bertanya kepada Yang Qin, "Qinxue… iblis itu tidak menjadi parasit di tubuhnya kan?"
Yang Qin terdiam…
Selama beberapa bulan ini aku dan Yang Qin selalu mengawasi dan mendampingi Yang Qinxue. Selain pertumbuhannya yang cepat, tidak ada yang aneh dengan dirinya. Selain itu tidak ada hal buruk yang terjadi dan iblis itu juga tidak pernah muncul lagi.
Aku jadi merasa bersalah karena sudah berprasangka buruk kepada Yang Qinxue...
Sebelumnya saat masalah scarab dan kematian tante Ji Li, aku merasa sedikit menyesal telah melahirkan Yang Qinxue tapi akhir-akhir ini semuanya sangat tenang hingga aku merasa mungkin aku terlalu sensitif saat itu.
Sepertinya iblis itu sama sekali tidak menjadi parasit di tubuh Yang Qinxue, bagaimana mungkin iblis itu tidak melakukan apapun? Selain itu Yang Qinxue tumbuh dengan bahagia dan sehat.
Iya! Pasti aku hanya terlalu berlebihan.
"Kamu tidak menjawab itu berarti perkataanku benar?" gumamku sambil melanjutkan memotong sayur.
Yang Qin kemudian menjawab, "Masih perlu pengawasan lebih lanjut."
"Kenapa?"
"Kita masih harus mengawasinya."
"Maksudmu…"
"Apakah iblis itu menjadi parasit di tubuh Qinxue atau tidak, aku tidak bisa memastikannya." saat mengatakan itu Yang Qin mengerutkan alisnya kemudian melepaskan tangannya dari pinggangnku.
Dia melangkah mundur kemudian bersandar di dinding. Dia melihat ke arahku dan berkata, "Menurutku kita sebaiknya terus mengawasinya."
"Berapa lama lagi?"
"Setidaknya.. 1 tahun?"
"Selama itu?"
"Aku bisa mengawasinya, tapi kamu bukankah kamu harus kembali kuliah?" tanya Yang Qin mengubah topik pembicaraan lalu dia tersenyum ke arahku.
Aku tertawa pahit. Aku menghitung sudah berapa lama aku cuti dan sepertinya memang sudah waktunya untuk kembali menyelesaikan pendidikanku.
Sekarang ada Meng Tian yang membantu Shang Liqi dan mereka selalu mengambil pekerjaan yang mudah, karena tahu aku sibuk mengurus Yang Qinxue jadi mereka sama sekali tidak pernah meminta bantuanku. Tapi walaupun Shang Liqi mendapat masalah ada Meng Tian yang akan membantunya.