Skip to content

Chapter 370 of 406

Chapter 370 - Sepertinya Benar, Dia Adalah Hantu

4 min read1,046 words

Arak Jian Nan Chun disajikan terlebih dahulu.

Chen Luoyang membuka botol arak kemudian dia menuangkan ke gelas Yang Qin terlebih dahulu. Yang Qin terlihat diam saja dan tidak terlihat seperti akan menolak.

Kemudian Chen Luoyang juga menuangkan arak ke gelasku, setelah itu dia menuangkan arak ke gelasnya sendiri.

Karena makanan belum disajikan jadi tidak ada yang mulai meminum araknya

Cheng Luoyang melihat ke arah Yang Qin dengan senyum di wajahnya.

"Tuan Yang, senang sekali anda bisa datang kemari."

"Tidak perlu sungkan." jawab Yang Qin dengan santai.

Kemudian Chen Luoyang tersenyum lagi, dia mengulurkan tangannya kemudian mengeluarkan sebuah amplop dari dalam tasnya. Dia membuka amplop tersebut dan mengeluarkan isinya ke atas meja.

Ada dokumen dan beberapa foto, semua itu adalah foto Yang Qin yang diambil dari beberapa sudut yang berbeda-beda… jelas sekali bahwa foto itu diambil secara diam-diam.

Aku terkejut kemudian melihat ke arah Yang Qin. Dia melihat foto-foto itu dengan wajah datar.

Aku mengulurkan tanganku dan mengambil dokumen yang ada di atas meja kemudian melihatnya, semuanya berisi tentang data personal Yang Qin tapi setiap tanggal dan tahun kelahirannya tidak sama.

Data kelahiran yang paling tua adalah 1 abad yang lalu, lalu ada foto Yang Qin yang menggunakan pakaian berwarna hitam dan gaya rambutnya berbeda dengan sekarang.

Aku kemudian melihat ke arah Chen Luoyang dengan tatapan keheranan.

Chen Luoyang tersenyum melihat ke arah Yang Qin.

"Tuan Yang, aku menghabiskan banyak waktu untuk mendapatkan data ini. Sebenarnya anda lahir tahun berapa?"

Saat mendengar pertanyaan Chen Luoyang seketika aku merasa gelisah.

Aku tidak menyangka dia melakukan penyelidikan kepada Yang Qin, untuk apa dia melakukan ini?

Yang Qin tersenyum kecil kemudian berkata, "Petugas Chen, anda sudah bekerja keras."

"Apa maksudnya?" tanya Chen Luoyang terkejut.

Yang Qin kemudian berkata, "Anda begitu tertarik denganku. Bukankah aku harus berterima kasih?"

"Tuan Yang, kita sudah mengenal cukup lama dan bisa dikatakan bahwa kita adalah teman. Jika tuan tidak menyembunyikan identitas tuan, maka aku juga tidak mungkin melakukan ini."

"Begitu?" kata Yang Qin sambil melihat data yang ada di tanganku kemudian dia dengan serius berkata, "Ini adalah data papaku, kakekku, kakek buyutku dan seterusnya. Sudah mengerti?"

"Apa anda mengira aku akan percaya begitu saja?"

"Percaya atau tidak tidak ada urusannya denganku."

"Aku beritahu ya, aku tidak percaya. Jelas-jelas semua data dan foto itu adalah orang yang sama, itu semua adalah kamu! Walaupun aku tidak tahu kamu sudah hidup berapa lama tapi aku bisa menyimpulkan kamu bukan orang biasa."

"Aku orang biasa atau bukan apa hubungannya dengan petugas Chen?" tanya Yang Qin dengan santai.

Chen Luoyang tertegun kemudian dia berkata, "Walaupun tidak ada hubungannya denganku tapi aku ingin tahu. Jika aku tidak bisa mengetahui identitasmu maka aku tidak akan bisa tenang.

Yang Qin kemudian tertawa.

Aku meletakkan dokumen yang ada di tanganku kemudian berkata kepada Chen Luoyang, "Petugas Chen pasti sangat sibuk, tapi aku tidak menyangka anda memiliki waktu untuk melakukan penyelidikan seperti ini."

Chen Luoyang mengehela nafas kemudian dia merapikan dokumen dan foto-foto yang ada di atas meja sambil berkata, "Mungkin karena berhubungan dengan pekerjaanku! Jika ada hal yang tidak aku pahami maka aku akan menyelidikinya sampai jelas, jika tidak maka aku tidak akan bisa tidur."

"Jika sudah tahu semua lalu apa?"

"Tentu saja perasaanku menjadi tenang."

"..."

Aku merasa ada yang salah dengan Chen Luoyang, dia seperti terobsesi dengan yang Qin. Yang Qin pernah mengatakan kepada Chen Luoyang bahwa dia adalah hantu tapi Chen Luoyang tidak mempercayainya.

Setelah memasukkan dokumen dan foto-foto kembali ke dalam amplop, Chen Luoyang meminum tehnya kemudian dia berkata, "Nona Ji terima kasih sudah membantu kepolisian dalam kasus ini, walaupun aku tidak tahu bagaimana kamu mengetahui data pembunuh itu tapi bantuanmu sangat berperan penting dalam penyelesaian kasus ini. Terima kasih."

"Tidak perlu sungkan."

Walaupun topik pembicaraan berubah dengan cepat tapi akhirnya topik pembicaraan kembali tentang identitas Yang Qin lagi.

Chen Luoyang kembali bertanya kepada Yang Qin, "Katakan, sebenarnya siapa kamu? Kamu memiliki kekuatan super kan?"

Yang Qin tertawa kemudian dia melipat kakinya dan bersandar di kursi dengan santai lalu berkata, "Aku sudah pernah menjawab pertanyaan ini."

"Sudah? Kapan?" tanya Chen Luoyang kebingungan.

Yang Qin hanya tertawa tanpa mengatakan apapun.

Chen Luoyang terdiam dan terlihat sedang berusaha mengingat-ingatnya, lalu dia dengan terkejut berkata, "Kamu mengatakan bahwa kamu adalah hantu?"

Yang Qin menganggukkan kepalanya.

Chen Luoyang membelalakkan matanya dan berkata, "Tidak mungkin, jika kamu adalah hantu bagaimana aku bisa melihatmu?"

"Terserah kamu mau percaya atau tidak."

"Aku masih tidak bisa mempercayainya, apa kamu meninggal saat kebakaran di rumah itu? Tidak, saat itu di kebakaran begitu besar tubuhmu sama sekali tidak terluka…" gumam Chen Luoyang seolah sedang bicara dengan dirinya sendiri.

Yang QIn menoleh melihat ke arahku kemudian mengangkat pundaknya dengan tidak berdaya.

Saat itu pelayan mengetuk pintu dan menyajikan makanan di atas meja.

Setelah pelayan itu keluar, Chen Luoyang melihat ke arah Yang Qin dengan tidak percaya lalu bertanya, "Kamu benar-benar hantu?"

"Menurutmu aku berbohong?"

"Lalu kenapa kamu bisa memiliki kartu identitas? Kamu juga menikah dengan… manusia." saat mengatakan itu Chen Luoyang melihat ke arahku dengan mata terbelalak.

"Kamu tidak takut?" tanya Chen Luoyang kepadaku.

Aku dengan canggung tersenyum dan menjawab, "Tidak ada yang menakutkan."

"Dia bilang bahwa dia adalah hantu!"

"Aku adalah penangkap hantu, jika aku takut dengan hantu maka aku tidak akan bisa menjadi penangkap hantu lagi kan."

"..."

Sebenarnya dulu aku sangat takut dengan hantu, hanya saja setelah bertemu dengan berbagai hantu aku jadi tidak terlalu takut lagi.

Chen Luoyang terdiam lagi, setelah beberapa saat dia berkata, "Kalian sudah sepakat untuk membohongiku kan? Satunya adalah hantu dan satunya adalah penangkap hantu, mana ada pasangan sekonyol itu?"

"Percaya atau tidak itu urusanmu." kata Yang Qin dengan acuh tak acuh.

Walaupun Chen Luoyang masih meragukan identitas Yang Qin tapi dia telah berjanji selama dia memahaminya dan Yang Qin bukan kriminal, maka dia akan merahasiakannya.

Yang Qin pernah membantu kepolisian saat kasus scarab jadi Chen Luoyang pasti akan merahasiakan identitas Yang Qin.

Yang Qin pasti mengetahui hal ini karena itu dia mengatakan yang sebenarnya, tapi dengan sifat Chen Luoyang dia pasti akan terus menyelidiki hal ini terus. Walaupun Yang Qin sudah mengatakan yang sebenarnya, percaya atau tidak adalah pilihan Chen Luoyang dan itu sudah tidak penting lagi.

Dalam situasi seperti ini, siapapun pasti memerlukan waktu untuk mempercayainya, terlebih lagi sejak awal Chen Luoyang mengira Yang Qin adalah manusia super atau alien tapi dia sama sekali tidak terpikir bahwa Yang Qin adalah hantu.