Skip to content

Chapter 383 of 406

Chapter 383 - Kamu Melukainya Karena Kamu Tidak Menyukainya?

4 min read1,060 words

Jadi wajah Mo Xuan seperti ini?

Dia sama sekali tidak ada hubungan darah dengan Yang Qin, bagaimana dia bisa semirip itu dengan Yang Qin? Bisa dikatakan mereka seperti kembar identik.

Aku mulai memikirkan hal yang aneh-aneh, lalu aku melihat Mo Xuan masih mengulurkan tangannya...

Apa Yang Qin pernah kehilangan saudaranya saat lahir?

Tidak mungkin! Dia adalah bayi gaib dan sudah hidup 2.000 tahun lamanya, jadi tidak mungkin Mo Xuan adalah saudaranya.

"Sepertinya kamu tidak terlalu ingin mengenalku." gumam Mo Xuan dan menarik kembali tangannya.

Aku dengan cepat menjabat tangannya dan yang membuatku terkejut adalah tangannya terasa sangat hangat dan kulitnya terasa lembut.

"Siapa nama nona?" tanya Mo Xuan kepadaku.

Aku berusaha menarik tanganku tapi dia malah menahan tanganku kemudian mengangkat tanganku dan mencium punggung tanganku.

Seketika aku menjadi panik dan menggunakan tenaga untuk menarik tanganku.

Saat itu Zhou Yi langsung turun dari mobil dan menarik tangan Mo Xuan. Ia melihat ke arahku dengan dingin dan berkata, "Jangan melupakan pekerjaanmu. Jika kamu ada waktu untuk menggoda pacarku, sebaiknya kamu memikirkan cara untuk menyelesaikan pekerjaanmu malam ini."

Setelah selesai mengatakannya dia melihat ke arah Mo Xuan dan sorot matanya berubah menjadi lembut lalu berkata dengan manja, "Sayang, aku lapar."

"Kalau begitu kita pergi makan."

"Hm!"

Mo Xuan mengangkat tangannya dan mengelus kepala Zhou Yi kemudian dia membukakan pintu mobil untuk Zhou Yi.

…

Setelah melihat mobil mereka pergi, aku baru teringat dengan kematian Yu Lu dan suara tangisannya setiap malam.

Aku rasa roh Yu Lu tidak dapat beristirahat dengan tenang setelah melihat Mo Xuan dan Zhou Yi bersama.

Dia mengakhiri hidupnya dengan sangat mengenaskan, saat itu dirinya pasti merasa sangat marah dan putus asa!

Tiba-tiba aku merasa prihatin dengan keadaan Yu Lu, tapi aku sudah menerima pekerjaan dari Zhou Yi sehingga aku harus membantunya menyelesaikan permasalahan Yu Lu.

Sepertinya malam ini aku harus kembali tidur di kamar asrama.

Sebelum kembali ke sekolah, aku pulang ke vila terlebih dahulu.

Saat aku baru masuk ke vila, aku melihat Qin Xue duduk di lantai ruang tamu memunggungi arah pintu.

Aku penasaran apa yang sedang dia lakukan sehingga aku diam-diam mendekatinya dan aku sangat terkejut saat melihat dia memegang sebuah potongan daging.

Di depan Yang Qinxue ada sebuah mayat… itu Qiuqiu!

Yang Qinxue menggunakan pisau untuk membuka perut Qiuqiu dan tubuhnya penuh dengan darah.

Seketika aku langsung panik.

"Qinxue, apa yang kamu lakukan?" tanyaku sambil menarik Yang Qinxue bangkit berdiri.

Dia tidak terlihat terkejut sama sekali. Dia melemparkan daging yang ada di tangannya ke atas lantai dan saat itu aku baru menyadari bahwa yang dipegangnya adalah organ tubuh Qiuqiu.

Saat itu aku tidak bisa mempercayai apa yang aku lihat, Yang Qinxue… dia membunuh Qiuqiu! Yang Qinxue begitu baik dan menggemaskan, bagaimana dia bisa melakukan hal sekejam ini?

"Mama sudah pulang?" tanya Yang Qinxue sambil mengangkat kepalanya melihat ke arahku dan tersenyum.

Saat ia ingin memelukku dengan kedua tangannya yang penuh dengan darah Qiuqiu, tanpa sadar aku melangkah mundur untuk menghindarinya.

"Mama, kenapa?" tanyanya dengan wajah polos.

Tapi semakin Yang Qinxue bertingkah seperti itu malah membuatku merasa dia semakin menakutkan.

"Kenapa kamu membunuh Qiuqiu?"

"Dia tidak lucu, dia mencakarku jadi aku tidak menyukainya."

"Kamu melukainya karena kamu tidak menyukainya?"

"Hm."

"..."

Aku tidak percaya dengan apa yang aku dengar…

Apa dia masih Yang Qinxue, putriku yang aku kenal?

Aku merasa seolah dia menyembunyikan kekuatan yang gelap hingga membuatku merinding.

Aku kembali melangkah mundur hingga tanpa sadar di belakangku ada anak tangga sehingga aku terjatuh.

Aku terduduk di atas lantai yang dingin dan saat itu perasaanku juga terasa sangat dingin.

Di depanku aku masih dapat melihat wajah Yang Qinxue dan mayat Qiuqiu.

Dulu aku berusaha untuk menjaga Qiuqiu tapi sekarang dia mati di tangan putriku sendiri.

Hatiku terasa sakit dan seketika aku teringat dengan kematian tante Ji Li.

Saat hal itu terjadi pada tante Ji Li, di dalam vila hanya ada Yang Qinxue. Walaupun tante Ji Li meninggal karena iblis itu tapi ada kemungkin iblis itu telah menjadi parasit di tubuh Yang Qinxue.

Jika benar iblis itu menjadi parasit di tubuh Yang Qinxue lalu apa mungkin dia akan terus melakukan pembunuhan?

Hari ini dia membunuh Qiuqiu karena tidak menyukainya, lalu jika besok dia tidak menyukai manusia… apa dia akan membunuh manusia itu juga?

Aku kembali teringat kejadian Yang Qinxue bertengkar dengan temannya, anak yang matanya dilukai oleh Yang Qinxue...

Seketika jantungku berdegup dengan cepat… semakin lama semakin cepat seolah jantungku akan melompat dari rongga dadaku.

Seketika kepalaku terasa pusing dan seolah ada ombak di dalam perutku. Aku merasa mual sehingga dengan cepat aku bangkit berdiri dan berlari ke arah kamar mandi di lantai 1,

Aku langsung memegang pinggiran kloset dan memuntahkan semua makanan yang ada di perutku.

Setelah selesai muntah, aku merasa lebih tenang tapi saat teringat dengan sikap Yang Qinxue aku merasa marah dan sedih di saat yang sama.

Setelah itu aku mencuci tanganku dan mencuci wajahku, aku melihat bayanganku sendiri di depan cermin...

Apakah Yang Qinxue adalah monster?

Sebelum dia lahir, dia menarik perhatian scarab. Lalu setelah kelahirannya tiba-tiba iblis itu bangkit dan tante Ji Li meninggal...

Apa… seharusnya aku tidak melahirkannya?

Jika dia tidak pernah lahir, maka tidak akan ada penduduk desa yang meninggal karena scarab dan tante Ji Li tidak akan meninggal…

Aku tidak tahu aku marah kepada diriku sendiri atau aku sedang marah kepada Yang Qinxue, tapi air mata terus mengalir dari mataku.

Aku berlutut di atas lantai dan menangis sambil memegang kepalaku, semakin aku teringat dengan tante Ji Li, aku merasa semakin sedih.

"Mama, mama kenapa?"

Tiba-tiba ada sepasang tangan kecil yang memegang tanganku, tangan itu penuh dengan darah…

Tangan Yang Qinxue!

Aku dengan cepat melepaskan tangannya lalu merangkak mundur menjauhinya.

Aku begitu ketakutan melihatnya. Ternyata di dunia ini ada orang yang lebih kejam dari diriku sebelumnya… dia adalah putri yang aku kandung selama 3 bulan.

Menjadi iblis 1.000 tahun membuatku terlahir dengan mata yang bisa melihat hantu dan tubuh yang menarik perhatian para hantu, tapi itu semua sepertinya tidak cukup hingga aku harus melahirkan putri seperti Yang Qinxue...

"Mama, apa aku melakukan kesalahan?" tanya Yang Qinxue dengan wajah sedih.

Matanya sudah berkaca-kaca dan terlihat akan menangis.

Dia terlihat begitu kasihan dan membuat perasaanku sakit tapi apa yang dia lakukan terlalu kejam.

"Mama jangan menangis, aku salah. Aku tidak akan melakukannya lagi."

Akhirnya Yang Qinxue tidak dapat menahan air matanya lagi dan menangis dengan keras.

Dia menggunakan tangannya yang penuh dengan darah Qiuqiu mengusap wajahnya dan membuat wajahnya penuh dengan bekas darah...