Chapter 392 of 406
Chapter 392
5 min read1,143 words
Dokter Wang mengambil handphonenya lalu dia membuka galeri fotonya dan menunjukkannya kepada Shang Liqi.
"Foto ini, saat itu aku memfotonya untuk mempelajarinya. Beberapa hari setelahnya aku baru memutuskan untuk melakukan operasi."
Aku mengulurkan leherku untuk melihat foto yang ada di handphone dokter Wang, Yang Qin menggunakan setelan jas berwarna putih dengan kedua matanya terpejam. Itu saat aku dan Yang Qin akan melakukan foto pernikahan…
Jika Mo Xuan memiliki foto ini maka itu berarti dia sudah pernah datang ke vilaku 1 tahun yang lalu! Jika tidak bagaimana dia bisa mendapatkan foto ini?
Saat memikirkan ini, aku merasa sangat marah.
Sebenarnya apa tujuan Mo Xuan melakukan ini? Kenapa dia ingin berubah menjadi Yang Qin?
Tapi saat kemarin Shang Liqi bertanya kepadanya apakah ada orang yang mirip dengannya, dia menggelengkan kepalanya.
Dia sengaja melakukan itu… apa yang dia sembunyikan?
"Selain itu ada foto lain, sepertinya sebuah foto kartu identitas." kata dokter Wang.
Shang Liqi menggeser layar handphone dokter Wang dan ada foto kartu identitas Yang Qin, di foto ini Yang Qin membuka matanya dan terlihat sangat jelas.
Foto kartu identitas Yang Qin adalah hasil karya Shang Liqi tapi jika tidak diperhatikan dengan sangat detail, maka tidak akan terlihat bahwa itu adalah lukisan.
"Kenapa anda masih menyimpan foto ini?" tanya Shang Liqi sambil mengembalikan handphone yang ada di tangannya ke dokter Wang.
Dokter Yang tertawa lalu dia menjawab, "Aku belum sempat menghapusnya."
"Anda masih ingat hal lain yang berhubungan dengan Mo Xuan?"
Dokter Wang berpikir sejenak kemudian dia berkata, "Ada hal yang sangat aneh, bisa dikatakan hal ini membuatku terkejut!"
"Hal apa?"
"Tubuh Mo Xuan sangat kuat, kemampuannya untuk pulih sangat cepat daripada orang pada umumnya. Operasi plastik total seperti itu sangat berbahaya dan biasanya pemulihannya sangat lambat tapi Mo Xuan sudah pulih sepenuhnya hanya dalam 3 bulan."
"Memangnya orang biasa memerlukan waktu berapa lama untuk pulih?"
"Untuk pulih sepenuhnya setidaknya 6 bulan."
Shang Liqi menganggukkan kepalanya lalu bertanya lagi, "Ada lagi?"
"Tidak."
Shang Liqi melihat ke arahku kemudian dia bangkit berdiri.
"Dokter Wang terima kasih karena sudah mau bekerja sama."
Dokter Wang ikut berdiri lalu menjawab, "Ini sudah kewajibanku untuk membantu sebagai warga negara yang baik."
"Kalau begitu kami pergi dulu."
"Baik, aku antar ke depan."
"Tidak perlu, tidak perlu."
Tapi dokter Wang tetap bersikeras untuk mengantarkan kami keluar dari ruangannya.
Setelah meninggalkan rumah sakit, wajah Shang Liqi terlihat suram.
Saat naik ke mobil, dia melihat ke arahku lalu dengan ragu-ragu bertanya, "Foto itu adalah foto pernikahanmu dan Yang Qin?"
"Iya! Waktu itu kan kamu yang memfoto kami, kamu lupa?"
"Tidak lupa, hanya saja aku merasa ini sulit dipercaya."
"Apa mungkin Mo Xuan ingin berpura-pura menjadi Yang Qin?"
"Mungkin saja, tapi kita tidak bisa mengetahui dengan jelas identitasnya yang sebenarnya."
Aku tertegun dan bertanya, "Bukankah dia 'Mo Xuan'?"
"Belum tentu."
Aku terkejut mendengar jawaban Shang Liqi. Aku tidak bisa memikirkan alasan kenapa dia melakukan hal itu tapi mungkin memang karena dia ingin berpura-pura menjadi Yang Qin. Jika dia tidak memiliki maksud itu maka tidak mungkin dia datang ke villa, terlebih saat Yang Qin sedang tidak ada.
Bukan tidak mungkin tujuannya yang sebenarnya adalah untuk menggantikan Yang Qin.
"Menurutmu apa mungkin Mo Xuan dirasuki hantu? Hantu yang memiliki frekuensi yang sama dengannya lalu akhirnya tubuhnya diambil alih?"
"Itu bisa juga terjadi, tapi mungkin juga hanya dirasuki hantu."
"Itu berarti kita bisa mencoba untuk menggunakan pedang roh. Jika memang dia dirasuki hantu, maka pedang roh bisa mengeluarkan hantu itu dari tubuhnya. Tapi jika tidak, maka itu berarti ada hantu dengan frekuensi yang sama dengan dirinya merasuki tubuhnya dan mengambil alih tubuhnya."
"Jadi maksudmu adalah jiwa aslinya 'dimakan' oleh hantu itu?"
"Kurang lebih seperti itu, yang jelas dia tidak akan bisa melepaskan dirinya. Walaupun jiwanya masih ada tapi dia berada bawah kendali hantu itu dan tidak akan bisa kabur, tapi pada umumnya jiwanya sudah 'dimakan' karena jika dilihat dari waktunya maka kejadiannya sudah 1 tahun lebih."
Seketika tubuhku gemetar. Semakin memikirkan Mo Xuan, aku menjadi semakin takut dengannya.
Aku tidak menyangka cara Shang Liqi menyelidiki Mo Xuan membuahkan hasil. Sekarang setidaknya kami sudah tahu bahwa Mo Xuan sudah mengetahui keberadaan Yang Qin sejak awal dan ada kemungkinan bahwa dia ingin berpura-pura menjadi Yang Qin atau bahkan ingin menggantikan posisi Yang Qin.
Tapi walaupun dia bisa menggantikan Yang Qin, memangnya dia bisa melakukan apa?
Yang Qin tidak mungkin akan membiarkan orang yang menggantikannya.
Saat itu Shang Liqi menghela nafas kemudian dia mengeluarkan kartu identitas polisi dan melemparkannya ke atas dasbor mobil. Aku mengambilnya dan di sana terdapat foto serta nama Shang Liqi.
"Kamu tahu tidak kalau berpura-pura menjadi polisi itu tindakan kriminal?"
Shang Liqi melihat ke arahku dan menjawab dengan tenang, "Tentu saja aku tahu."
"Kamu sudah tahu tapi masih melakukannya?"
"Jika tidak begini, mana mungkin dokter Wang mau bekerja sama dengan kita?"
"... Benar juga. Tapi ini tidak benar. Jangan melakukannya lagi, aku khawatir akan ada yang melaporkanmu ke polisi."
Shang Liqi tidak terlalu menganggap perkataanku kemudian dia menyalakan mesin mobil. Awalnya dia ingin mengantarkanku ke sekolah tapi karena masih terlalu awal sebelum kelasku dimulai sehingga Shang Liqi berhenti di sebuah restoran di dekat sekolahku.
"Ayo, maka dulu."
"Kamu yang traktir?"
Shang Liqi memalingkan pandangannya dariku lalu berkata, "Enak saja!"
"..."
Hanya ada kami makan berdua tapi memesan 4 porsi makanan.
Saat sedang makan, Shang Liqi berkata, "Sepertinya kita harus menemui Yu Lu untuk lebih memahami Mo Xuan."
"Memangnya dia bisa tahu masalah Mo Xuan?"
"Aku rasa dia tahu."
"Kalau begitu kita bisa mencari Zhou Yi. Zhou Yi menjadi target Yu Lu jadi cepat atau lambat Yu Lu pasti menampakkan dirinya di sekitar Zhou Yi."
Shang Liqi tersenyum ke arahku, senyumannya seolah menghinaku lalu menggodaku, "Kamu itu sebenarnya sangat bodoh tapi entah kenapa terkadang aku merasa kamu itu tidak sebodoh itu."
"Kamu itu yang bodoh!"
Shang Liqi tertawa kemudian tiba-tiba dia bertanya tentang keadaan Yang Qinxue.
Saat Shang Liqi menyebut nama 'Qinxue', aku langsung teringat dengan kematian Qiuqiu dan mata temannya yang buta akibat ulahnya.
Aku menghela nafas dan menceritakan semuanya kepada Shang Liqi.
Setelah mendengar semua itu Shang Liqi sama sekali tidak terlihat terkejut. Dia malah menghela nafas lalu berkata, "Sebenarnya sejak awal aku sudah pernah memikirkan hal-hal seperti itu bisa saja terjadi."
"Kamu tahu bahwa dia bisa menjadi seperti ini?"
"Aku dan Yang Qin pernah membahas ini, tapi karena Yang Qin selalu mengawasi Qinxue, mengira itu bukan masalah besar. Tapi sesaat dia masuk taman kanak-kanak, Yang Qin tidak bisa mengawasi Qinxue selama 24 jam dan dia bisa saja melakukan hal yang buruk tanpa pengawasan Yang Qin."
Aku tidak terlalu memahami perkataan Shang Liqi dan setelah mendesaknya akhirnya Shang Liqi mengatakan yang sebenarnya.
"Jadi aku dan Yang Qin sejak awal memiliki prasangka bahwa iblis itu menjadi parasit di tubuh Qinxue dan sekarang kami semakin merasa itu benar."
"Kalian yakin?" tanyaku, saat itu perasaanku sangat kacau...
Aku tidak bisa mempercayainya bahwa iblis itu menjadi parasit di tubuh Yang Qinxue. Dia selalu bersikap manis setidaknya di depanku dan Yang Qin...