Skip to content

Chapter 398 of 406

Chapter 398

4 min read1,078 words

Setelah Yu Lu berhasil kabur, dia langsung pergi mencari Zhou Yi.

Kemarin malam aku berhasil menyelamatkan Zhou Yi tapi akhirnya dia tidak bisa lepas dari kematian...

Aku pernah merasa simpati kepada Yu Lu. Aku sempat merasa kasihan kepadanya karena Mo Xuan berselingkuh darinya tapi tindakannya benar-benar tidak benar-benar sudah keterlaluan dan sangat kejam.

Mayat Zhou Yi untuk sementara di letakkan di kamar asrama yang kosong. Pihak sekolah sudah menghubungi pihak keluarga Zhou Yi dan mereka sedang dalam perjalanan ke sekolah.

Tapi aku merasa aneh karena aku sama sekali tidak melihat roh Zhou Yi di gedung asrama.

Seharusnya setelah seseorang meninggal maka rohnya akan berada di dekat tubuhnya untuk beberapa saat tapi aku sama sekali tidak dapat merasakan keberadaannya maupun melihatnya.

Setelah keluar dari sekolah aku dan Yang Qin langsung pergi ke perusahaan Shang Liqi.

Saat masuk Shang Liqi keluar dari kantornya kemudian saat melihat kami dia langsung dengan cepat menghampiri kami.

"Bagaimana dengan Zhou Yi?"

"Meninggal." jawan Yang Qin.

Raut wajah Shang Liqi seketika berubah dan berkata, "Apa? Sebenarnya apa yang terjadi? Bagaimana Yu Lu bisa kabur?"

"Itu… karena Qinxue."

Jawabku dengan suara kecil, kemudian aku menjelaskan perkataanku: "Qinxue tidak tahu bahwa masalahnya bisa menjadi seperti ini. Dia masih kecil dan tidak mengerti…"

"Cukup." bentak Shang Liqi dengan kesal hingga aurat di dahi Shang Liqi dapat terlihat dengan sangat jelas.

"Semenjak anak itu lahir apa tidak cukup atas semua kejadian yang sudah terjadi? Mulai dari scarab lalu iblis itu kemudian kematian tante Ji Li. Tapi kamu masih melindunginya? Aku yakin 100% iblis itu sudah menjadi parasit tubuh Qinxue."

"Tidak, tidak mungkin iblis itu menjadi parasit di tubuh Qinxue." teriakku.

Shang Liqi melihat ke arahku dan dengan suara yang tidak nyaman berkata, "Coba kamu pikir dengan akal sehat, seberapa tidak normalnya Qinxue."

"Dia adalah bayi gaib jadi dia bisa melihat hantu, dia hanya melihat Yu Lu sebagai seorang kakak perempuan yang meminta bantuan kepadanya. Dia masih kecil dan tidak memahami banyak hal jadi dia tidak tahu bahwa dengan membantu Yu Lu bisa mengakibatkan hal seperti ini."

Mungkin karena aku adalah ibu Yang Qinxue jadi aku berusaha untuk membela Yang Qinxue dan mengatakan bahwa dia tidak bersalah, tapi sebenarnya dalam hatiku aku tahu dengan sangat jelas bahwa Yang Qinxue memang tidak normal.

Shang Liqi menunjuk wajahku dan terlihat begitu kesal tapi dia tidak mengatakan apapun.

Dia kembali ke kantornya, kemudian Yang Qin memanggil 'Heidian. Tidak lama kemudian Heidan muncul.

Dia terbang kemudian mendarat di pundak Yang Qin. Dia memiringkan kepalanya melihat ke arah Yang Qin sambil membuka mulutnya seolah meminta makan.

Yang Qin menggelengkan kepalanya dan meraba tubuhnya lalu dia mengeluarkan sebuah kotak kecil.

Aku pernah melihat kotak itu, itu adalah kotak yang berisi gigi manusia yang merupakan makanan Heidian.

Yang Qin membuka kotak itu lalu mengangkatnya ke depan Heidian. Heidian mengulurkan kepalanya dan memakan 1 gigi lalu saat dia berusaha memakan gigi kedua, dengan cepat Yang Qin menutup kotak itu.

Heidian melihat melihat ke arah Yang Qin lalu terbang dan dengan tidak senang berkata, "Raja, biarkan saya makan 1 lagi. Saat raja tidak ada Lu Xi dan Ruoyi selalu melupakanku hingga aku sudah lama sekali tidak bisa bicara."

"Tidak."

"Raja…" Heidian memandang wajah Yang QIn dengan wajah memelas tapi Yang Qin tidak mempedulikannya lalu dengan serius memberinya perintah, "Panggil hantu penghakiman, lalu bantu mereka untuk mencari Yu Lu."

Heidian kemudian berkata, "Sudah lama tidak bertemu, raja memanggilku hanya untuk mengatakan ini? Bukan karena merindukanku?"

"Berhenti bicara omong kosong!"

"Raja, Heidian sangat merindukan raja. Apa raja tidak merindukan Heidian?" kata Heidian sambil mengedip-ngedipkan matanya beberapa kali lalu dia kembali mendarat di pundak Yang Qin.

Yang Qin tersenyum kecil lalu dia melambaikan tangannya untuk mengusir Heidian dari pundaknya

"Kerjakan apa yang aku perintahkan sekarang."

Heidian kemudian terbang dan mendarat di pundakku lalu berkata, "Nona, apa nona tahu? Semenjak saya berada di sisi raja, aku menyarankan raja untuk bersikap tidak adil tapi dia tidak ingin mendengarkan. Kemudian raja selalu menggunakan saya…"

Saat mendengar itu aku ingin tertawa, aku tidak menyangka Heidian bisa mengatakan itu.

Yang Qin melihat ke arah Heidian dengan wajah datar dan dagu terangkat lalu berkata, "Heidian, kulitmu gatal? Ingin aku membantumu membuatnya tidak gatal lagi dengan memukulmu?"

"Kulit saya… tidak gatal."

"Lalu sedang apa kamu masih di sini?"

"... Saya pergi sekarang."

Heidian menundukkan kepalanya dan kemudian mengepakkan sayapnya lalu pergi melewati jendela. Dalam sekejap dia sudah tidak terlihat lagi.

Shang Liqi keluar dari kantornya lalu menghela nafas kemudian dia duduk di atas sofa. Aku tidak tahu apa yang sedang dia pikirkan.

Yang Qin melihat ke arahnya lalu menghampirinya dan duduk di sebelah Shang Liqi.

Aku tertegun melihat ke arah mereka dan saat itu aku ragu-ragu apa aku harus duduk bersama mereka atau tidak dan saat itu Meng Tian kembali.

Meng Tian membawa 1 kantong plastik yang berisi bahan-bahan makanan/ Dia baru saja kembali dari supermarket saat melihatku dan Yang Qin dia tersenyum dan berkata, "Kebetulan hari ini aku akan masak, Sixi kamu memang beruntung!"

Meng Tian terlihat hangat dan tersenyum lepas, jelas sekali dia sama sekali tidak mengetahui masalah Zhou Yi.

Dia mengangkat tangannya dan melihat ke arah jam tangannya lalu dia masuk ke dapur dan tanpa menoleh berkata, "Kalian tunggu sebentar ya, tidak lama makanan akan jadi."

Tidak ada yang menjawabnya, bahkan saat itu raut wajah Shang Liqi sangat suram.

Setelah masuk ke dapur, Meng Tian menutup pintu dapur.

Dan suasana kembali menjadi suram.

Shang Liqi melihat ke arah Yang Qin dan bertanya, "Selanjutnya apa yang harus kita lakukan?"

"Menunggu."

"Menunggu kabar dari Heidian? Apa dia bisa?"

"Menurutmu?"

Yang Qin menjawabnya dengan sangat santai.

Shang Liqi kemudian menganggukkan kepala dan berkata, "Heidian sangat ahli dalam melacak. Dia sangat peka terhadap aura negatif. Sepertinya kita memang hanya bisa menunggu kabar darinya."

Selama ini aku mengira bahwa Heidian hanya peliharaan Yang Qin. Saat aku dan Yang Qin tidak bisa selalu bersama, Heidian bertugas untuk memberitahukan kabarku kepada Yang Qin atau saat aku perlu bicara dengan Yang Qin maka Heidian yang akan menyampaikannya kepada Yang Qin.

Aku sama sekali tidak mengira bahwa Heidian ahli dalam melacak dan dia melakukan itu jauh lebih cepat dari yang aku bayangkan. Saat Meng Tian bahkan belum selesai masak Heidian sudah kembali.

"Sudah ketemu! Yu Lu ada di tengah kota, di sebuah gedung apartemen…" kemudian Heidian memberitahu lokasi hingga lantai dan nomor kamar apartemen dengan sangat jelas.

Setelah mendengar itu, aku melihat ke arah Shang Liqi dan saat itu Shang Liqi juga sedang melihat ke arahku.

Alamat yang dikatakan oleh Heidian adalah alamat tempat tinggal Mo Xuan, jadi Yu Lu pergi ke apartemen Mo Xuan.